Cari Blog Ini

Kamis, 17 Februari 2011

Green Minimalis, tren 2011.

RUMAH berkonsep green dan minimalis masih disukai dan tetap jadi tren pada 2011. Para arsitek perumahan memandang konsep ini lebih dapat memenuhi kebutuhan pasangan muda yang baru menikah atau pun mereka yang memiliki dana terbatas.
Konsep ini sebagai upaya untuk mendukung gerakan pelestarian alam yang mulai rusak. Kecenderungan manusia untuk lebih mencintai alam mendorong mereka menerapkan konsep Green minimalis dalam pembangunan rumah.
Konsep minimalis ini akan digunakan untuk interior maupun eksterior rumah. Perubahan mencolok yang terjadi, mungkin pada faktor warna yang cenderung lebih menerapkan warna-warna natural namun ceria mendukung konsep green dari rumah tersebut, seperti warna merah muda, hijau, dan biru atau blue ocean. 

 
Untuk desainnya, akan terjadi sentuhan artistik .pada dekorasi interior maupun eksterior untuk menambah kuat kesan Rumah Alam.



Kamar Tidur Anak   
Ruang Makan
Kamar Mandi

Tidak hanya tempat tinggal yang akan menggunakan konsep ini. Rumah makan pun akan menerapkan konsep yang sama untuk mendapatkan gaya rumahan (Homey Style). Penggunaan material kayu yang memiliki kesan rustic dan tuaakan banyak ditemui untuk menambah kuat gaya Homey Style tersebut.
 
Penggunaan bahan-bahan alami seperti bambu dan kayu akan mendominasi. Bambu terekspos seperti aslinya dan kayu difinishing secara alami.Kesederhanaan akan jadi kata kunci dalam pembangunan sebuah tempat tinggal di 2011. Kenyamanan dalam rumah juga menjadi hal yang utama pada interior tahun 2011 karena lebih banyak orang yang memilih untuk tinggal ataupun bekerja di rumah saat ini. Sehingga suasana rumah yang nyaman akan sangat mempengaruhi perasaan dari orang-orang yang tinggal di dalamnya.Penggunaan barang-barang interior buatan tangan seperti ukiran kayu, bahan daur ulang, menjadi pilihan cantik dengan harga terjangkau.

Senin, 14 Februari 2011

Arsitek dan Rumah Anda

Pernahkah Anda mendesain rumah sendiri? Atau Anda membeli rumah jadi dari pengembang? Tidak bisakah Anda melakukannya sendiri? Apa alasan yang paling tepat untuk membangun sendiri atau menggunakan jasa arsitek?


Rumah adalah kebutuhan dasar yang harus disediakan manusia agar ia bisa hidup layak. Semua keluarga normal akan mencoba sekuat tenaga untuk mempunyai rumah yang layak. Syukur-syukur bisa dibanggakan. Semua kepala keluarga akan bekerja sekeras mungkin untuk dapat menghidupi keluarganya. Kita diajarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar: sandang-pangan-papan. “Papan” ditaruh di akhir seakan menjadi penanda bahwa setelah kita memilikinya, hidup kita sudah lengkap. Selebihnya sebenarnya adalah kemewahan.
Di Indonesia, paling tidak di Jakarta, semua keahlian yang dibutuhkan untuk membangun rumah sudah tersedia. Itulah bedanya di kota dibandingkan di tempat lain. Juga ketersediaan material. Anda bisa merancang dan membangun sendiri rumah Anda, dengan bantuan tukang atau mandor. Bisa dengan mudah kita meniru yang ada di majalah atau yang terlihat di rumah tetangga kita.
Lalu mengapa kita masih perlu jasa arsitek?
Di Indonesia, secara tradisional ada peran-peran di masyarakat yang berfungsi seperti arsitek. Misalnya di Bali, ada yang disebut Undagi. Ia menempati posisi khusus di masyarakatnya karena punya pengetahuan lebih mengenai teknologi membangun, hubungan rumah dengan keseharian kita, bahkan dikaitkan dengan falsafah hidup dan agama yang dianut.
Di masyarakat kita pun ada profesi yang sejajar dengan arsitek. Dokter menempati tempat yang khusus di masyarakat kita. Apakah Anda akan membantah dokter bila ia mendiagnosa penyakit Anda? Risikonya cukup besar!
Arsitek, di Indonesia, dibekali pengalaman dan pengetahuan untuk melayani masyarakat. Bahkan sekarang ini arsitek akan diwajibkan untuk mempunyai sertifikat yang dikeluarkan asosiasi profesi yang gunanya untuk menjamin perlindungan masyarakat dan juga para arsiteknya. Arsitek termasuk dalam 8 profesi yang diakui pemerintah, setara dengan profesi Dokter, Apoteker, Akuntan, Dokter Hewan, Dokter Gigi, Psikolog, dan Pengacara.
IAI adalah sebuah asosiasi profesi yang diakreditasi oleh LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi). Berdasarkan Undang-Undang Jasa Konstruksi 2002, IAI dapat mengeluarkan Sertifikat Arsitek sesuai dengan standar UIA, organisasi arsitek dunia. Di Batam dan Jakarta, untuk membangun diperlukan SIBP bila kita melalui prosedur pengajuan IMB. SIBP (Surat Ijin Bekerja Perencana) dikeluarkan oleh Pemda/Pemprov setempat. Di masa datang diharapkan semua kabupaten/kota di Indonesia dapat memberlakukan SIBP ini demi melindungi masyarakat dan kota agar tertata baik.
Anda akan perlu mempertimbangkan jasa profesional arsitek untuk rumah Anda, bila Anda berniat untuk merancang rumah Anda dengan penataan yang baik, sehat, efektif, dan sesuai peraturan kota agar ikut berkontribusi kepada lingkungan kota yang berkualitas.

Sabtu, 12 Februari 2011

Trick dan Tips Merencanakan Membangun Rumah Tinggal

Semua manusia membutuhkan tempat tinggal atau yang kita sebut sebagai rumah. Ketika sudah saatnya seseorang untuk memulai hidup berkeluarga, mereka akan membangun rumah tangganya dengan pemenuhan kebutuhan pokok berupa rumah tinggal, sandang dan pangan. Semua hal tersebut akan diperoleh dengan bekerja. Rumah tinggal yang merupakan kebutuhan utama sebuah keluarga memang sangat sulit didapat, karena membutuhkan biaya yang besar untuk mendapatkannya. Beberapa trick mungkin dapat dilakukan oleh semua orang seperti berikut ini :
1. Berhemat dan sisakan uang jajan sejak usia muda.
2. Buatlah target menabung dengan mengubah jumlah nilai uang dalam bentuk perkiraan harga tanah 20 tahun mendatang, seperti berikut ( 1 meter persegi tanah = 250 ribu rupiah – 2 juta rupiah atau lebih ). Tabunglah nominal tersebut dalam target jangka waktu tertentu (seminggu, sebulan atau setahun) untuk membeli tanah seluas satu meter persegi dan targetkan berapa luasan tanah yang kita inginkan untuk rumah keluarga.
3. Carilah referensi desain rumah yang disenangi di majalah atau pada buku-buku arsitektur.
4. Buatlah skematik design rumah yang dimulai dengan jumlah ruang dan jenis ruang yang didambakan sesuai dengan fungsi ruang pada nantinya. Bisa dalam bentuk diagram tulisan.
5. Gabungkan diagram jumlah ruang dengan model desain peruangan yang didapat dari referensi majalah diatas. Cocokkanlah keduanya dalam kesatuan fungsi dan ruang yang diinginkan. Jika ada yang belum cocok atau kurang, carilah lagi pada referensi lain sebanyak-banyaknya.
6. Buatlah skematik denah peruangan yang diinginkan dengan menggabungkan desain dan jumlah peruangan yang sudah dipilih diatas. Buatlah kemungkinan denah sebanyak-banyaknya dan bayangkan kecocokan setiap ruang terhadap transisi antar ruangnya.
7. Ketika perkiraan biaya yang ditabung sudah terpenuhi untuk membeli luasan tanah yang diinginkan, Mulailah mencari tanah menurut daerah yang kita senangi dan kecocokan terhadap denah peruangan serta bentukan bangunan yang sudah kita buat sebelumnya. Tidak menutup kemungkinan kesemuanya akan berubah karena faktor site existing dan faktor lingkungan sekitar site. Faktor yang harus dilihat pada site yang kita inginkan adalah keadaan air tanah, sistim sanitasi riol kota, jaringan listrik dan yang terpenting adalah komunitas lingkungan sekitar terhadap sosialisasi dan keamanan.
8. Konsultasikan semua data yang diperoleh dan kebutuhan rumah ideal yang didambakan kepada arsitek sebagai wadah konsultasi jasa yang membantu terlaksananya impian tersebut.
Semua faktor diatas akan di random oleh arsitek sebagai kesatuan yang utuh, yaitu rumah terhadap fungsi, rumah terhadap lingkungan hunian, rumah terhadap penghuni didalamnya dan rumah terhadap existing site. Kesemuanya akan direalisasikan oleh arsitek sebagai wujud rumah sebagai tempat tinggal sebuah keluarga yang harmonis terhadap lingkungannya.

Tata Cara Membangun Rumah

Tata Cara Membangun RumahBerbagai macam cara kepemilikan rumah.
Hal-hal yang perlu dicermati berkaitan dengan pembelian rumah
Cara mengelola pembangunan rumah. Pengetahuan ini sangat berguna bagi mereka yang ingin membangun rumah sendiri. Baik dikelola sendiri maupun diserahkan kontraktor.Apabila kita membangun sendiri,kita bisa mengendalikan biayanya.Apabila dikerjakan kontraktor kita bisa mengawasi pelaksanaannya.
Yang perlu diketahui dalam pelaksanaan pembangunan rumah adalah:
Pengenalan analisa material dan upah.
Kita akan tahu cara menghitung volume per item pekerjaan. Dari volume tersebut, kita akan dapat menghitung kebutuhan material,serta upah per item pekerjaan.
Pengenalan mutu material.
Dengan berbekal pengetahuan ini kita akan dapat membedakan antara material yang baik dengan material yang jelek.
Pengenalan formula campuran spesi serta cara pencampuran yang benar
Dengan pengetahuan ini kita bisa melakukan pengawasan.Apabila terjadi penyimpangan kita bisa menegor ke pelaksananya.
Pengenalan teknis pelaksanaan.
Dengan pengetahuan ini,kita bisa menegor pelaksana apabila kita temukan pelaksanaan pekerjaan yang tidak benar.
Detail gambar kerja.
Dengan adanya detail gambar kerja ini, kita bisa mencocogkan antara gambar dengan pelaksanaannya.Sesuai atau tidak.
Pada dasarnya item pekerjaan bangunan rumah terdiri dari :
A. Pekerjaan persiapan meliputi :
Pembuatan bedeng
Pemasangan bouwplank
Pemasangan andang / scaffolding.
B. Pekerjaan tanah meliputi :
Galian tanah
Urugan tanah
Meratakan tanah
Sesek tanah
C. Pekerjaan pasangan meliputi :
Pasangan stampeng batu.
Pasangan pondasi batu.
Beraben pondasi
Pasangan batu merah
Plesteran dinding
Acian dinding.
D. Pekerjaan beton meliputi :
Begesting cetakan beton
Pembesian beton
Cor beton
E. Pekerjaan pelapis dinding dan lantai meliputi
Flor lantai beton
Pasangan lantai keramik
Pasangan dinding keramik
Dan lain sebagainya,semua pasangan apa saja yang melekat pada dinding maupun lantai.
F. Pekerjaan saniter dan saluran air meliputi :
Pasang closed,wastafel,washbak.
Pemasangan pipa instalasi air.
Pembuatan sumur bor dan lain-lain.
G. Pekerjaan kayu dan plafon meliputi :
Pembuatan kap / rangka atap.
Pemasangan plafon
Pembuatan kusen pintu / jendela.
Pembuatan daun pintu / jendela.
Stel daun pintu / jendela.
Pemasangan kaca.
H. Pekerjaan atap dan talang meliputi :
Pasang usuk,reng,genting.
Pasang atap seng dan semua pasangan penutup bangunan.
Pasang talang
Pasang corong.
I. Pekerjaan cat dan politur.
Cat dinding exterior dan interior.
Cat plafon.
Cat / politur kusen beserta daunnya.
Pada dasarnya,itulah jenis pekerjaan bangunan. Semua pekerjaan tersebut ada dalam setiap bangunan.Kalaupun ada yang lain, adalah karena terkait dengan bahan yang dipakai.
Susunan daftar pekerjaan tersebut diatas dikelompokkan berdasarkan jenis pekerjaan. Namun dalam praktek sehari-hari, saya susun berdasarkan urutan pekerjaan.Mulai dari pasang bouwplank sampai pengecatan ( sampai rumah jadi ).Hal ini untuk memudahkan penyusunan time schedule.Karena time schedule berkaitan erat dengan jadual pengadaan material dan tenaga kerja.Dan tentunya terkait erat pula dengan perkembangan biaya.Pengendalian pelaksanaan , perkembangan biaya dan lain-lain dipantau dari time schedule ini.Bahkan kita bisa mengevaluasi setiap minggu.Fungsi time schedule ( perencanaan waktu ) dapat digunakan untuk :
Mengatur jadual kedatangan material / bahan bangunan.
Mengatur jadual pengadaan tenaga kerja.
Mengontrol / mengendalikan biaya pelaksanaan pekerjaan step by step.