1. Berhemat dan sisakan uang jajan sejak usia muda.
2. Buatlah target menabung dengan mengubah jumlah nilai uang dalam bentuk perkiraan harga tanah 20 tahun mendatang, seperti berikut ( 1 meter persegi tanah = 250 ribu rupiah – 2 juta rupiah atau lebih ). Tabunglah nominal tersebut dalam target jangka waktu tertentu (seminggu, sebulan atau setahun) untuk membeli tanah seluas satu meter persegi dan targetkan berapa luasan tanah yang kita inginkan untuk rumah keluarga.
3. Carilah referensi desain rumah yang disenangi di majalah atau pada buku-buku arsitektur.
4. Buatlah skematik design rumah yang dimulai dengan jumlah ruang dan jenis ruang yang didambakan sesuai dengan fungsi ruang pada nantinya. Bisa dalam bentuk diagram tulisan.
5. Gabungkan diagram jumlah ruang dengan model desain peruangan yang didapat dari referensi majalah diatas. Cocokkanlah keduanya dalam kesatuan fungsi dan ruang yang diinginkan. Jika ada yang belum cocok atau kurang, carilah lagi pada referensi lain sebanyak-banyaknya.
6. Buatlah skematik denah peruangan yang diinginkan dengan menggabungkan desain dan jumlah peruangan yang sudah dipilih diatas. Buatlah kemungkinan denah sebanyak-banyaknya dan bayangkan kecocokan setiap ruang terhadap transisi antar ruangnya.
7. Ketika perkiraan biaya yang ditabung sudah terpenuhi untuk membeli luasan tanah yang diinginkan, Mulailah mencari tanah menurut daerah yang kita senangi dan kecocokan terhadap denah peruangan serta bentukan bangunan yang sudah kita buat sebelumnya. Tidak menutup kemungkinan kesemuanya akan berubah karena faktor site existing dan faktor lingkungan sekitar site. Faktor yang harus dilihat pada site yang kita inginkan adalah keadaan air tanah, sistim sanitasi riol kota, jaringan listrik dan yang terpenting adalah komunitas lingkungan sekitar terhadap sosialisasi dan keamanan.
8. Konsultasikan semua data yang diperoleh dan kebutuhan rumah ideal yang didambakan kepada arsitek sebagai wadah konsultasi jasa yang membantu terlaksananya impian tersebut.
Semua faktor diatas akan di random oleh arsitek sebagai kesatuan yang utuh, yaitu rumah terhadap fungsi, rumah terhadap lingkungan hunian, rumah terhadap penghuni didalamnya dan rumah terhadap existing site. Kesemuanya akan direalisasikan oleh arsitek sebagai wujud rumah sebagai tempat tinggal sebuah keluarga yang harmonis terhadap lingkungannya.
Tata Cara Membangun Rumah
Berbagai macam cara kepemilikan rumah.Hal-hal yang perlu dicermati berkaitan dengan pembelian rumah
Cara mengelola pembangunan rumah. Pengetahuan ini sangat berguna bagi mereka yang ingin membangun rumah sendiri. Baik dikelola sendiri maupun diserahkan kontraktor.Apabila kita membangun sendiri,kita bisa mengendalikan biayanya.Apabila dikerjakan kontraktor kita bisa mengawasi pelaksanaannya.
Yang perlu diketahui dalam pelaksanaan pembangunan rumah adalah:
Pengenalan analisa material dan upah.
Kita akan tahu cara menghitung volume per item pekerjaan. Dari volume tersebut, kita akan dapat menghitung kebutuhan material,serta upah per item pekerjaan.
Pengenalan mutu material.
Dengan berbekal pengetahuan ini kita akan dapat membedakan antara material yang baik dengan material yang jelek.
Pengenalan formula campuran spesi serta cara pencampuran yang benar
Dengan pengetahuan ini kita bisa melakukan pengawasan.Apabila terjadi penyimpangan kita bisa menegor ke pelaksananya.
Pengenalan teknis pelaksanaan.
Dengan pengetahuan ini,kita bisa menegor pelaksana apabila kita temukan pelaksanaan pekerjaan yang tidak benar.
Kita akan tahu cara menghitung volume per item pekerjaan. Dari volume tersebut, kita akan dapat menghitung kebutuhan material,serta upah per item pekerjaan.
Pengenalan mutu material.
Dengan berbekal pengetahuan ini kita akan dapat membedakan antara material yang baik dengan material yang jelek.
Pengenalan formula campuran spesi serta cara pencampuran yang benar
Dengan pengetahuan ini kita bisa melakukan pengawasan.Apabila terjadi penyimpangan kita bisa menegor ke pelaksananya.
Pengenalan teknis pelaksanaan.
Dengan pengetahuan ini,kita bisa menegor pelaksana apabila kita temukan pelaksanaan pekerjaan yang tidak benar.
Detail gambar kerja.
Dengan adanya detail gambar kerja ini, kita bisa mencocogkan antara gambar dengan pelaksanaannya.Sesuai atau tidak.
Dengan adanya detail gambar kerja ini, kita bisa mencocogkan antara gambar dengan pelaksanaannya.Sesuai atau tidak.
Pada dasarnya item pekerjaan bangunan rumah terdiri dari :
A. Pekerjaan persiapan meliputi :
Pembuatan bedeng
Pemasangan bouwplank
Pemasangan andang / scaffolding.
Pembuatan bedeng
Pemasangan bouwplank
Pemasangan andang / scaffolding.
B. Pekerjaan tanah meliputi :
Galian tanah
Urugan tanah
Meratakan tanah
Sesek tanah
Galian tanah
Urugan tanah
Meratakan tanah
Sesek tanah
C. Pekerjaan pasangan meliputi :
Pasangan stampeng batu.
Pasangan pondasi batu.
Beraben pondasi
Pasangan batu merah
Plesteran dinding
Acian dinding.
Pasangan stampeng batu.
Pasangan pondasi batu.
Beraben pondasi
Pasangan batu merah
Plesteran dinding
Acian dinding.
D. Pekerjaan beton meliputi :
Begesting cetakan beton
Pembesian beton
Cor beton
Begesting cetakan beton
Pembesian beton
Cor beton
E. Pekerjaan pelapis dinding dan lantai meliputi
Flor lantai beton
Pasangan lantai keramik
Pasangan dinding keramik
Dan lain sebagainya,semua pasangan apa saja yang melekat pada dinding maupun lantai.
Flor lantai beton
Pasangan lantai keramik
Pasangan dinding keramik
Dan lain sebagainya,semua pasangan apa saja yang melekat pada dinding maupun lantai.
F. Pekerjaan saniter dan saluran air meliputi :
Pasang closed,wastafel,washbak.
Pemasangan pipa instalasi air.
Pembuatan sumur bor dan lain-lain.
Pasang closed,wastafel,washbak.
Pemasangan pipa instalasi air.
Pembuatan sumur bor dan lain-lain.
G. Pekerjaan kayu dan plafon meliputi :
Pembuatan kap / rangka atap.
Pemasangan plafon
Pembuatan kusen pintu / jendela.
Pembuatan daun pintu / jendela.
Stel daun pintu / jendela.
Pemasangan kaca.
Pembuatan kap / rangka atap.
Pemasangan plafon
Pembuatan kusen pintu / jendela.
Pembuatan daun pintu / jendela.
Stel daun pintu / jendela.
Pemasangan kaca.
H. Pekerjaan atap dan talang meliputi :
Pasang usuk,reng,genting.
Pasang atap seng dan semua pasangan penutup bangunan.
Pasang talang
Pasang corong.
Pasang usuk,reng,genting.
Pasang atap seng dan semua pasangan penutup bangunan.
Pasang talang
Pasang corong.
I. Pekerjaan cat dan politur.
Cat dinding exterior dan interior.
Cat plafon.
Cat / politur kusen beserta daunnya.
Cat dinding exterior dan interior.
Cat plafon.
Cat / politur kusen beserta daunnya.
Pada dasarnya,itulah jenis pekerjaan bangunan. Semua pekerjaan tersebut ada dalam setiap bangunan.Kalaupun ada yang lain, adalah karena terkait dengan bahan yang dipakai.
Susunan daftar pekerjaan tersebut diatas dikelompokkan berdasarkan jenis pekerjaan. Namun dalam praktek sehari-hari, saya susun berdasarkan urutan pekerjaan.Mulai dari pasang bouwplank sampai pengecatan ( sampai rumah jadi ).Hal ini untuk memudahkan penyusunan time schedule.Karena time schedule berkaitan erat dengan jadual pengadaan material dan tenaga kerja.Dan tentunya terkait erat pula dengan perkembangan biaya.Pengendalian pelaksanaan , perkembangan biaya dan lain-lain dipantau dari time schedule ini.Bahkan kita bisa mengevaluasi setiap minggu.Fungsi time schedule ( perencanaan waktu ) dapat digunakan untuk :
Mengatur jadual kedatangan material / bahan bangunan.
Mengatur jadual pengadaan tenaga kerja.
Mengontrol / mengendalikan biaya pelaksanaan pekerjaan step by step.
Mengatur jadual pengadaan tenaga kerja.
Mengontrol / mengendalikan biaya pelaksanaan pekerjaan step by step.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar